among us

Monday, 4 March 2013

Berbagai Pengalaman di Pesawat

Naik pesawat bukanlah hal yang mewah buat kita sekarang ini. Selain banyak maskapai penerbangan, banyak pula promo dan destinasi yang ditawarkan oleh pihak maskapai dalam menarik perhatian penumpang. Berikut adalah beberapa pengalaman saya seputar "kepesawatan" :



1. Naik Pesawat Pertama Kali

Tahun 2008 adalah tahun pertama kali buat saya naik pesawat. Dan pesawat yang terhormat mendapatkan penumpang seperti saya ini adalah....jrengg...jrengg.....AirAsia ! Yups, tepat sekali, AirAsia. Dulu masih ada penerbangan Medan-Jakarta. Namun entah sejak kapan ditutup (kalah saingan mungkin sama si....... you know lah...). Pengalaman pertama kali, eh....taunya saya kedinginan di pesawat (ndeso....), soalnya saya gak tau bakal sedingin itu, jadi gak bawa jaket. Yang paling mengharukan adalah, dulu AirAsia belum menerapkan seat number (walaupun sekarang ada, mesti beli terpisah) dan yang terjadi adalah : ratusan penumpang menyerbu masuk ke kabin begitu pintu dibuka dan...gubrak, gubruk, byur, woii, aduh......segala suara bersahutan antara yang kejepit, nyari kursi, marahin penumpang lain, ketabrak bawaan penumpang (rahasia umum, selama barang bisa dipegang, dibawa masuk aja ke kabin......tipikal orang Indonesia -_-" ). Pramugari gak berkutik, gak bisa meredakan situasi. 





2. Ketinggalan Pesawat

Ini, baru satu kali saya alami....dan untungnya, bukan duit saya, hehe.....Di tahun 2011 saya diajak tante ke Makassar. Karena jadwalnya juga pas liburan, maka saya setuju. Pesawat berangkat dijadwalkan jam 5 pagi WIB dan semuanya disuruh bersiap mulai dari jam 3 pagi. Pada hari-H , ternyata hingga pukul 04.15, taksi langganan sang tante belum juga nongol. Akhirnya, terpaksa panggil taksi lain dan datang jam 04.25. Sudah bisa ditebak......ternyata sampai di Soetta jam 05.05, dan pesawatnya udah berangkat. Singkat cerita dan pada akhirnya, jalan-jalan ke Makassar tetap jadi dengan beli tiket jam 9 pagi. Hmmmm......

3. Penundaan Keberangkatan

Yang paling sering disebut delayed. Rasanya, semua orang paling benci, sebal dan dongkol kalau penerbangannya ditunda. Bukannya sok orang sibuk, tapi perjuangan prakeberangkatannya aja udah repot. Pihak penerbangan sudah minta kita datang 2 jam sebelum berangkat, bayangkan kalau berangkatnya pagi buta! Belum lagi beres-beres koper, perjalanan ke bandara, check in, menghalau porter-porter, dan lainnya. Rasanya, seperti perjuangan kita nggak dihargai....#ckck. Sebenarnya ada Undang-Undang yang menyatakan pihak maskapai harus membayar denda bila ada keterlambatan. Namun, pihak maskapai kayaknya lebih pintar tuh, mengakalinya. Beberapa jenis "pengakalan" nya antara lain : 1. Informasi via SMS , 2. Informasi di saat menunggu di lobby, 3. Pesawat nggak terbang-terbang, padahal penumpang udah semua di dalam. Ketiganya sudah saya alami. Mau marah, marah ke siapa? Mau kesal, semua sudah terjadi......Jadi, siapkan diri Anda untuk hal ini, karena sepertinya masih sering terjadi di Indonesia.

4. Penjualan Barang di Pesawat

Untungnya, pesawat itu terbang.....kalau nggak, mungkin pedagang asongan bakal penuh. Kita tau sih, yang jual di atas biasanya pramugari/a dari pihak maskapai. Dan sudah jadi rahasia umum juga, Harganya berkali lipat mahal sama yang di darat. Saya pernah beli topi seharga Rp50.000 yang kalau di darat, bisa jadi cuma Rp15.000. Saya juga udah pernah beli makanan di pesawat. Lumayan buat ganjal perut, tapi harganya....kayaknya (dan semestinya) mahal.

5. Penerbangan Malam

Sewaktu saya balik dari Makassar, ternyata saya dapet penerbangan malam. Gak malam-malam amat sih, jam 20 Wita berangkat yang di delayed jadi jam 22 Wita. Gak juga bikin red eye, karena cuma sebentar sih. Menariknya di mana? Terus terang sih......nggak ada. Penerbangan siang aja udah bikin bosen, karena pemandangannya cuma langit dan awan doang. Entah kenapa, jarang saya ketemu pemandangan daratan. Mungkin karena di daerah khatulistiwa, banyak awan ngumpul (teori ngasal.......) dan itu cukup buat jenuh. Apalagi malam....weh, semua gelap, lap...hitam semuanya.....

6. Peragaan Keselamatan

Setiap pesawat mau take off , pasti ada pramugari yang memeragakan ini. Dulu, itu jadi tontonan menarik...hehe....Tapi, seiring berjalan waktu dan semakin sering naik pesawat (bukan sombong nih.....) rasanya jadi sedikit kurang menarik. Malahan, dulu sampai hapal urutan gerak si pramugari dalam memperagakan keselamatan. Kayaknya, sekarang udah kurang peduli sama begituan, cuma peduli segera sampai atau cuma peduli sama tidur di pesawat.


Sebenarnya banyak lagi sih, pengalamn seputar "perpesawatan". Masing-masing orang punya cerita yang beda. Bagaimana cerita Anda?......:)

1 comment: